— Mata sering disebut sebagai jendela dunia. Ungkapan itu bukan sekadar puitis, melainkan kenyataan yang menggambarkan betapa pentingnya fungsi penglihatan bagi kehidupan manusia.
Melalui mata, kita bisa bekerja, belajar, menikmati keindahan, dan beraktivitas secara optimal. Namun sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka sedang merusak kesehatan matanya sendiri.
Beragam kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari tanpa disadari bisa menimbulkan dampak buruk dalam jangka panjang.
Menurut laman resmi Kementerian Kesehatan (kemenkes.go.id), ada sejumlah kebiasaan yang tampak sepele namun bisa menurunkan kualitas penglihatan. Berikut penjelasannya.
1. Terlalu Lama Menatap Layar Gadget
Di era digital, hampir semua aktivitas dilakukan di depan layar, mulai dari bekerja, belajar, hingga mencari hiburan. Tanpa disadari, seseorang bisa menghabiskan lebih dari delapan jam sehari di depan gadget.
Kondisi ini dapat menyebabkan mata kering, tegang, dan buram — gejala yang dikenal sebagai digital eye strain. Terlebih lagi, kebiasaan menggunakan gadget di tempat gelap, seperti sebelum tidur, membuat retina bekerja lebih keras karena perbedaan kontras cahaya yang ekstrem.
2. Membaca di Tempat dengan Pencahayaan Buruk
Kualitas pencahayaan saat membaca sangat berpengaruh terhadap kesehatan mata. Membaca di tempat terlalu redup atau terlalu terang membuat otot mata bekerja ekstra untuk fokus.
Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini dapat menyebabkan kelelahan mata dan berujung pada penurunan kemampuan penglihatan dalam jangka panjang.
3. Mengucek Mata
Banyak orang refleks mengucek mata ketika terasa gatal atau lelah. Padahal, tangan manusia menyimpan banyak kuman dan bakteri yang dapat memicu infeksi.
Mengucek mata terlalu keras juga bisa merusak lapisan kornea. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, risiko infeksi serius pada mata akan meningkat.
4. Kurang Tidur
Kurang tidur bukan hanya berdampak pada tubuh, tapi juga kesehatan mata. Ketika seseorang tidak cukup beristirahat, mata menjadi merah, kering, bahkan bisa bengkak.
Dalam jangka panjang, kurang tidur dapat mempercepat penuaan pada mata serta menurunkan ketajaman penglihatan.
5. Tidak Membersihkan Makeup Mata Sebelum Tidur
Bagi pengguna makeup, kebiasaan tidur tanpa membersihkan sisa maskara atau eyeliner bisa menimbulkan masalah serius. Sisa riasan dapat menyumbat kelenjar pada kelopak mata dan memicu iritasi atau infeksi seperti blefaritis.
Maka dari itu, pastikan selalu membersihkan makeup sebelum tidur agar mata tetap sehat dan bebas dari gangguan.
6. Menggunakan Lensa Kontak dengan Cara yang Tidak Higienis
Banyak pengguna lensa kontak mengabaikan aturan kebersihan, seperti tidak mencuci tangan sebelum memakainya atau menggunakan lensa terlalu lama. Kebiasaan ini berisiko menyebabkan infeksi berat, bahkan kebutaan.
Hindari pula tidur dengan lensa kontak masih menempel di mata, karena dapat menghambat sirkulasi oksigen dan memperbesar potensi iritasi.
7. Tidak Menggunakan Kacamata Pelindung
Saat berkendara motor atau bekerja di lingkungan berdebu, banyak orang lalai menggunakan kacamata pelindung. Padahal, perlindungan ini penting untuk mencegah masuknya partikel berbahaya ke mata.
Selain itu, paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan juga bisa merusak jaringan mata. Gunakan kacamata dengan pelindung UV saat berada di luar ruangan di bawah sinar matahari terik.
8. Pola Makan yang Tidak Seimbang
Asupan makanan juga berperan penting dalam menjaga kesehatan mata. Konsumsi gula dan garam berlebih dapat memicu penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.
Dalam jangka panjang, kondisi tersebut bisa menyebabkan gangguan penglihatan serius, termasuk retinopati diabetik yang berisiko kebutaan. Untuk menjaga mata tetap sehat, perbanyak konsumsi sayur hijau, ikan berlemak, dan buah-buahan kaya vitamin A serta C.
Rutin Periksa Mata
Banyak orang hanya pergi ke dokter mata ketika penglihatan mulai kabur. Padahal, sejumlah penyakit seperti glaukoma dan degenerasi makula sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.
Pemeriksaan mata secara rutin sangat penting untuk deteksi dini dan pencegahan gangguan penglihatan yang lebih parah di kemudian hari.
Mata memang kecil, tapi perannya sangat besar dalam menentukan kualitas hidup seseorang. Karena itu, penting untuk mulai mengubah kebiasaan kecil yang selama ini dianggap sepele.
Jangan tunggu sampai penglihatan mulai terganggu baru peduli. Jaga mata sejak dini, karena mata sehat berarti hidup yang lebih berkualitas.***
