Selamat atas Terpilihnya Ahmad Yani Budi Santoso sebagai Ketua Umum RADESA

  • Whatsapp
Ketua Umum RADESA terpilih, Ahmad Yani Budi Santoso.

GLOBAL BLANGPIDIE – Relawan Desa Nusantara (RADESA) dari Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh, Salman Syarif, SP menyampaikan ucapan selamat kepada Ahmad Yani Budi Santoso atas terpilihnya sebagai Ketua Umum RADESA dalam Musyawarah Nasional (Munas) RADESA ke-I yang digelar secara virtual melalui zoom meeting, pada Sabtu (9/10/2021).

“Kami dari Relawan Desa Nusantara Kabupaten Abdya mengucapkan selamat kepada Bapak Ahmad Yani Budi Santoso atas terpilihnya sebagai ketua umum RADESA dalam Munas virtual hari ini, semoga semakin sukses dan amanah dalam membawa organisasi ini untuk mewujudkan desa mandiri dan masyarakat yang sejahtera,” ucap Salman.

Bacaan Lainnya

Munas RADESA ke I tersebut, dihadiri dan dibuka oleh Ir. Yucundianus Lepa, M.Si., Advisor Menteri Desa PDTT RI yang sekaligus didaulat sebagai Pembina RADESA bersama Bapak Ahmad Iman Syukri Staf Khusus Menteri Desa PDTT RI sebagai Ketua Dewan Pembina.

Salman menuai banyak harapan pada lembaga yang diinisiasi oleh kurang lebih 100 relawan desa perwakilan dari 33 provinsi di Indonesia ini.

Dengan terbentuknya RADESA, ia berharap benar-benar menjadi wadah bagi seluruh relawan desa dalam berkarya dan berkontribusi mewujudkan masyarakat desa yang berdaulat dengan berlandaskan semangat gotong royong.

“Mudah-mudahan seluruh relawan desa yang tergabung dalam RADESA yang tersebar pada 33 Provinsi di Indonesia siap mendampingi dan membangun desa, serta mampu mengadvokasi kebijakan pemerintah desa untuk kepentingan hajat masyarakat mayoritas di desa,” ujarnya.

Disamping itu, lanjut Salman, ia juga berharap agar RADESA mempercepat pembentukan di tingkat Kabupaten Kota di Indonesia. Hal itu dilakukan untuk mempermudah akses relawan di tingkat desa dalam berkolaborasi langsung bersama-sama pemerintah daerah untuk membangun desa.

“Jika di level provinsi sudah terbentuk, harapan kita di daerah bisa terbentuk, karena banyak penggiat di desa di kabupaten kota juga belum memiliki wadah seperti ini. Apalagi relawan yang berada di desa itu mereka langsung bersentuhan dengan masyarakat,” tuturnya. (red)

Pos terkait