Taliban Mengganas, Puluhan Tentara Afghanistan Kabur ke Uzbekistan

  • Whatsapp
Taliban Mengganas, Puluhan Tentara Afghanistan Kabur ke Uzbekistan. Ilustrasi (Foto: AP/Hamed Sarfarazi) / Sumber: detik.com

KABUL – Uzbekistan melaporkan sekitar 84 tentara Afghanistan menyeberang ke wilayahnya. Hal ini terjadi lantaran Taliban kian mengganas dengan meluaskan serangannya ke berbagai kota di Afghanistan sejak beberapa waktu lalu.

“Uzbekistan telah menyediakan makanan, akomodasi sementara dan perawatan medis bagi tentara Afghanistan yang kabur,” kata Kementerian Luar Negeri Uzbekistan dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir AFP, Minggu (15/8/2021).

Disebutkan, pasukan perbatasan Uzbekistan mengamankan para “pelanggar perbatasan negara”. Pihak berwenang juga sudah mengadakan pembicaraan dengan pemerintah terkait untuk memulangkan kembali para tentara ke negara konflik itu.

“Langkah-langkah sedang diambil untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada orang-orang ini,” kata pernyataan itu tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Diketahui Taliban kembali menambah daftar kota yang dikuasainya. Terbaru, kota Jalalabad dikuasai tanpa perlawanan dari pemerintah setempat.

Taliban menguasai kota Jalalabad pada Minggu (15/8), hanya beberapa jam setelah merebut kota di sisi utara Mazar-i-Sharif. Dengan begitu, tersisa 1 kota besar lainnya yang kini masih berada di bawah kekuasaan pemerintah Afghanistan, yaitu ibu kota Kabul.

Hanya dalam beberapa pekan terakhir usai pasukan militer AS mundur, Taliban hampir ‘menyapu bersih’ kota-kota besar di Afghanistan.

Dalam sebuah pernyataan, pada Sabtu (15/8) malam waktu setempat, Taliban mengatakan kemajuan pesatnya menjadi tanda diterimanya kelompok itu oleh rakyat Afghanistan. Pihaknya juga meyakinkan warga Afghanistan maupun orang asing bahwa mereka akan aman.

“Ini akan, seperti biasa, (kami) akan melindungi kehidupan, harta benda dan kehormatan mereka dan menciptakan lingkungan yang damai dan aman bagi negara tercintanya,” kata perwakilan Taliban seraya menambahkan bahwa para diplomat dan pekerja bantuan juga tidak akan menghadapi masalah. (*)

Pos terkait