Blangpidie – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) /bupati-safaruddin-ajak-warga-abdya-perbanyak-zikir-dan-doa-agar-terhindar-dari-bencana/" target="_blank" rel="noopener">Safaruddin melantik 58 pejabat dalam jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya.

ADVERTISEMENT

Pelantikan tersebut terdiri dari pejabat eselon III dan IV yang mengisi jabatan struktural di tingkat satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK).

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar di lobi Kantor Bupati Abdya, Senin (22/12/2025).

ADVERTISEMENT

Dari total 58 pejabat yang dilantik, terdapat dua camat, empat sekretaris SKPK, serta satu kepala bagian di Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Abdya.

Selebihnya adalah jabatan Kepala Bidang (Kabid), Kepala Sub Bagian (Kasubbag) dan Kepala Seksi (Kasie) pada setiap masing-masing SKPK.

ADVERTISEMENT

Dua camat yang dilantik masing-masing Syamsul Hidayat SE sebagai Camat Setia dan Juarsa SKM sebagai Camat Lembah Sabil. Sementara itu, Rahman Fajri ST dipercaya menduduki jabatan Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pembangunan pada Setdakab Abdya.

Empat pejabat lainnya dilantik sebagai sekretaris pada instansi berbeda. Mereka adalah Iwan Mustika ST sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Abdya, Najmun Washat SE sebagai Sekretaris Bappeda Abdya, Rasma SE sebagai Sekretaris Kecamatan Setia, serta Jasri SH sebagai Sekretaris Kecamatan Lembah Sabil.

ADVERTISEMENT

Dalam arahannya, Bupati Safaruddin menegaskan bahwa pelantikan pejabat dalam jabatan administrator dan pengawas ini telah melalui proses dan mekanisme yang objektif, transparan, serta telah sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Saudara-saudari yang hari ini dilantik merupakan aparatur-aparatur terbaik yang diharapkan mampu mengemban tanggung jawab jabatan dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan integritas,” ujar Safarudddin.

Safaruddin menjelaskan, jabatan administrator dan pengawas memiliki peran strategis dalam pelaksanaan kebijakan publik. Pejabat pada level ini menjadi penghubung antara kebijakan pimpinan daerah dengan pelaksanaan teknis di lapangan. Karena itu, ia meminta agar seluruh pejabat mampu bekerja secara profesional dan adaptif.

Ia juga berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menunjukkan kinerja yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Perubahan dan dinamika pemerintahan, menurutnya, menuntut aparatur yang mampu bergerak cepat dan tepat. Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Jadikan jabatan ini sebagai sarana pengabdian, bukan sebagai tujuan akhir, apalagi sebagai simbol kekuasaan. Tunjukkan bahwa saudara layak dipercaya dengan bekerja secara jujur, disiplin, dan bertanggung jawab,” pesannya.

Menurut Safaruddin, Pemerintah Kabupaten Abdya masih dihadapkan pada sejumlah tantangan pembangunan. Tantangan tersebut meliputi peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan pembangunan daerah, penanggulangan kemiskinan, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Seluruh tantangan itu membutuhkan kerja bersama seluruh aparatur.

“Semua tantangan tersebut hanya dapat kita jawab apabila seluruh aparatur pemerintah bekerja secara sinergis, solid, dan berorientasi pada hasil,” katanya.

Bupati Safaruddin juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai dasar aparatur sipil negara (ASN), yakni BerAKHLAK. Nilai tersebut mencakup orientasi pelayanan, akuntabilitas, kompetensi, harmonis, loyalitas, adaptif, dan kolaboratif. Nilai-nilai ini, menurutnya, harus menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas.

Ia menambahkan bahwa jabatan bersifat sementara, sedangkan pengabdian harus dilakukan secara berkelanjutan. Setiap aparatur dituntut siap ditempatkan di mana saja sesuai kebutuhan organisasi dan kepentingan daerah. Sikap apatis dan resistensi terhadap perubahan, kata Safaruddin, tidak boleh lagi ada dalam birokrasi.

“Oleh karena itu, saya berharap tidak ada ruang bagi sikap apatis, resistensi terhadap perubahan, maupun budaya kerja yang tidak produktif,” harap Safaruddin. (*)

Editor: Tim Redaksi