BLANGPIDIE – Untuk mencegah Demam Berdarah Dengue atau DBD, Pemerintah Gampong Kuta Tinggi, Kecamatan Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya) lakukan fogging atau pengasapan di lingkungan Gampong setempat, Senin (20/3/2023).
Kegiatan fogging tersebut dilaksanakan berbarengan dengan gotong royong masyarakat, yaitu bersih- bersih lingkungan desa dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan 1444 H.
“Kegiatan fogging ini kita lakukan sekalian dengan gotong royong masyarakat, terutama menjelang datangnya bulan puasa. Selain itu, juga dalam rangka penanggulangan agar tidak meluasnya wabah penyakit DBD di desa kita,” kata Keuchik Gampong Kuta Tinggi, Ruhasbi.
Ruhasbi menambahkan, fogging yang dilakukan oleh pihaknya tersebut sebagai langkah antisipatif pasca terinfeksinya delapan orang warga Kuta Tinggi akibat diserang oleh penyakit DBD
“Untuk mencegah serangan nyamuk malaria (Aedes Aegypti), tidak hanya cukup dengan fogging saja, namun kami juga mengharapkan kesadaran dari masyarakat untuk selalu bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ujarnya.
Maka itu, Keuchik Ruhasbi berpesan kepada masyarakat untuk dapat menerapkan 3M yaitu Menutup rapat tempat penyimpanan air, Menguras tempat penampungan air secara rutin, setidaknya seminggu sekali, serta Mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang dapat menyebabkan air menggenang, karena media tersebut merupakan tempat berkembangbiaknya jentik nyamuk DBD.
“Semoga dengan pencegahan dan bentuk kewaspadaan kita, kiranya dapat mengurangi dan menghilangkan penyakit DBD,” harapnya.
Sementara itu, Babinkamtibmas Gampong Kuta Tinggi, Brigadir Miswar berpesan agar masyarakat selalu menjaga kondisi kebersihan lingkungan desa.
“Saya sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Blangpidie menyampaikan kepada masyarakat Kuta tinggi, agar selalu menjaga kebersihan lingkungan desa kita agar terhindar dari menyebarnya penyakit DBD,” imbau Miswar.
Selain itu, Brigadir Miswar juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Gampong Kuta Tinggi untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban bersama di dalam lingkungan Desa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp