Sementara itu, kata Ali, pihaknya juga menilai peningkatan atau rehab kantor desa menjadi penting guna memperlancar roda penyelenggaraan pemerintah gampong dan lebih meningkatkan pelayanan kepada warga.
Selanjutnya, ialah bidang pemberdayaan. Peserta musyawarah mengusung program pemberdayaan ekonomi masyarakat berupa kegiatan-kegiatan pelatihan, dan pemberdayaan usaha perdagangan atau industri mikro (UMKM) di dalam gampong.
“Kita berharap alokasi dana desa tahun 2022 mendatang bisa mengkafer semua usulan masyarakat tersebut. Sebab, untuk penganggaran di APBG nanti kami juga harus melihat ketersediaan pagu anggaran dana desa apa mencukupi setelah memprioritaskan kegiatan-kegiatan dalam Perbup Abdya,” tutur Ali.
Kegiatan musrenbang tersebut dihadiri oleh Kasie PMG Nur Atiyah, S.Ag, Staf Setcam Kantor Camat Blangpidie, Mustafa dan Tarjuddin. Selanjutnya, Pendamping Desa (PD dan PLD), Tuha Peut, Tuha Lapan, Tokoh Masyarakat, dan perangkat gampong serta unsur keterwakilan masyarakat gampong setempat. (*)
Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp