Tokyo – Gempa bumi bermagnitudo 6,2 mengguncang wilayah Jepang bagian barat pada Selasa (6/1/2026) pagi.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) mencatat gempa utama terjadi pukul 10.18 waktu setempat dengan pusat gempa berada di bagian timur Prefektur Shimane.
Tidak lama berselang, gempa susulan kembali terjadi. Pada pukul 10.28 waktu setempat, JMA mencatat gempa kedua berkekuatan magnitudo 5,1.
JMA juga melaporkan sejumlah gempa susulan dengan kekuatan yang masih signifikan terdeteksi.
Menurut JMA, gempa tersebut memiliki kedalaman sekitar 10 kilometer dan tergolong dangkal. Otoritas setempat memastikan gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami, meski getarannya dirasakan cukup kuat di sejumlah kota sekitar episentrum.
Here’s a clip from a Shimane, #Japan Livecam moments ago as a 6.2M #Earthquake struck in the area. pic.twitter.com/3blyVAoACH
— LiveCamChaser (@LiveCamChaser) January 6, 2026
Guncangan yang terjadi membuat sebagian warga memilih keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Beberapa laporan menyebutkan adanya korban luka ringan akibat peristiwa tersebut. Sebagian besar cedera terjadi ketika warga berusaha meninggalkan bangunan atau tertimpa benda yang jatuh.
Selain itu, sejumlah bangunan mengalami kerusakan ringan, seperti dinding retak dan plafon runtuh.
Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan aktivitas seismik tertinggi karena berada di jalur Cincin Api Pasifik. Untuk mengurangi risiko, pemerintah menerapkan standar bangunan tahan gempa dan sistem peringatan dini yang terus diperbarui.
Gempa dengan kekuatan seperti ini, meskipun terasa signifikan, relatif sering terjadi di Jepang. (*)
Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp

Tinggalkan Balasan