Sementara itu, Gubernur juga menjelaskan terkait refleksi kedua, yakni shalat mendidik umat agar senantiasa selalu menjaga kebersihan lahir dan bathin.
“Sehubungan dengan itu, sebagai muslim, sejatinya wudhu’ akan memastikan kebersihan itu tetap terjaga, disamping dalam rangka melakukan shalat, wudhu’ juga berfungsi untuk merawat kesehatan, terutama dalam mencegah berbagai macam penyakit yang berasal dari virus, bakteri dan lain-lain,” kata Gubernur.
Peringatan Israk Mikraj tahun 2022 ini mengusung tema “Pemaknaan shalat dalam membentuk kesalehan sosial masyarakat.”
Kegiatan tersebut yang berlangsung usai ibadah shalat Isya yang diikuti unsur Forkopimda Aceh, Staf Ahli Gubernur, para asisten sekda Aceh, para kepala SKPA dan SKPK Banda Aceh serta sejumlah tamu lainnya. (*)
Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp