Misriani mengatakan, untuk mendorong partisipasi dan rasa kebersamaan, acara nonton bareng juga akan dibuat menjadi kompetisi. Setiap kecamatan akan dinilai berdasarkan berbagai kriteria, seperti kreativitas area menonton mereka, tingkat keterlibatan masyarakat, dan suasana keseluruhan.

Ia menambahkan, layar lebar akan dipasang di lokasi strategis di setiap kecamatan untuk memberikan tampilan jelas upacara pembukaan. Warga juga didorong untuk mendekorasi area menonton mereka dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan terkait PON XXI.

“Akan ada hadiah untuk acara nonton bareng terbaik, khusus untuk gampong yang berada di Banda Aceh dan Aceh Besar,” ungkap Misriani. “Kami ingin memberikan hadiah kepada warga yang memberikan yang terbaik dan menciptakan pengalaman yang benar-benar berkesan,” ujarnya.

Pemerintah Aceh terus berkolaborasi dengan kepala desa untuk memastikan bahwa semua warga mengetahui tentang acara nonton bareng dan jadwal keseluruhan PON XXI. Upaya sedang dilakukan untuk menyebarkan informasi melalui berbagai saluran.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap orang di Aceh merasa menjadi bagian dari PON XXI,” kata Misriani. “Dengan nonton bareng, kami berharap dapat menciptakan rasa persatuan dan kebanggaan di antara masyarakat kami,” sebutnya.

Dengan kombinasi upacara pembukaan yang megah di stadion utama dan banyak acara nonton bareng, Pemerintah Aceh memastikan bahwa PON XXI adalah acara yang benar-benar inklusif dan berkesan bagi semua. Dengan melibatkan seluruh warga, pemerintah bertujuan untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kebanggaan di antara masyarakat Aceh. (Ip)

Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp