AGN Logo | Blangpidie — Bencana banjir dan longsor yang melanda provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menimbulkan dampak besar. Menurut data yang dirilis BNPB pada Jumat (5/12/2025) pukul 17.00 WIB, tercatat sebanyak 867 orang meninggal dunia di tiga provinsi tersebut.

Sementara 521 lainnya masih hilang. Selain itu, sekitar 4.200 warga mengalami luka-luka.

Di Aceh, korban meninggal mencapai 325 jiwa dan ratusan ribu warga terpaksa mengungsi akibat rusaknya rumah serta infrastruktur penting.

Sejumlah jalan dan jembatan terputus diterjang banjir sehingga distribusi bantuan untuk masyarakat Aceh yang terdampak bencana jadi terkendala. Musibah ini disebut sebagai bencana terparah setelah tsunami Aceh 2004.

Kondisi juga diperparah karena akses telekomunikasi terputus dan akses BBM sulit di berbagai daerah di Aceh. Antrean panjang terlihat di SPBU dan pertashop, sementara listrik padam hampir di seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Aktivitas masyarakat dan pemerintahan di Aceh ikut lumpuh, meskipun bencana ini belum ditetapkan sebagai bencana nasional.

Situasi tersebut menggerakkan banyak pihak untuk turun membantu, termasuk putra daerah Aceh yang sedang merantau. Mereka terpanggil pulang ke kampung halaman dengan membawa misi kemanusiaan untuk membantu keluarga dan warga yang terjebak dalam lingkaran bencana.

Salah satunya adalah Teguh Khairullah, putra Aceh di Kabupaten Aceh Barat Daya, kelahiran Susoh, yang kini menempuh pendidikan di Yogyakarta. Ia memutuskan pulang ke Aceh untuk bergabung sebagai relawan.

“Pagi ini, sebuah lembaran baru terbuka. Saya berangkat dari Yogyakarta menuju Aceh bukan untuk liburan, tetapi untuk menunaikan ‘Ziarah Bakti’ kemanusiaan,” ujar Teguh dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/12/2025).

Teguh berangkat bersama sejumlah rekannya dari kampus dan rumah sakit di Yogyakarta. Mereka tergabung dalam tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY. Proses keberangkatan mereka telah melalui serangkaian seleksi dan perizinan.

Editor: Salman