SIGLI – Sebuah kisah yang sangat memilukan seorang bocah SD asal Pidie Jaya terlihat termenung di pinggir jalan Banda Aceh – Medan membawa ayahnya berobat dengan menggunakan sebuah becak tua ke rumah sakit daerah (RSUD) Cut Mutia, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari akun Tiktok @updatechanel7, Sabtu (28/1/2023), sejumlah foto bocah tersebut dengan orang tuanya di atas becak yang beredar di dunia maya menjadi viral dan mendapat beragam komentar dari warganet.

Rahmat Aulia (11), seorang bocah kelas 6 SD Negeri 1 Ulim Kecamatan Ulim Kabupaten Pidie Jaya, dilihat lelah duduk di pinggir jalan Banda Aceh-Medan, tepatnya di Matang Sagoe, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

ADVERTISEMENT

Rahmat Aulia termenung sambil menyemangati ayahnya yang sedang berbaring menahan sakit di atas becak tua.

Melihat pemandangan yang langka tersebut, pak Yanto asal Blangme Kecamatan Kuta Blang, Bireuen yang kebetulan lewat langsung menanyai maksud dan tujuan bocah tersebut.

ADVERTISEMENT

Ketika mendengar penjelasan yang sangat menyayat hati, Pak Yanto dengan sigap menelpon Azmi Murtala untuk membawa Ambulance Takabeya Peduli. H Mukhlis Takabeya pun dengan cepat memberi instruksi agar armada ambulance segera merapat ke lokasi.

AGN Logo/wp-content/uploads/2023/01/IMG_20230128_150450-compress1.jpg" alt="" width="1080" height="594" srcset="https://www.acehglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG_20230128_150450-compress1.jpg 1080w, https://www.acehglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG_20230128_150450-compress1-768x422.jpg 768w, https://www.acehglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG_20230128_150450-compress1-182x100.jpg 182w, https://www.acehglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG_20230128_150450-compress1-800x440.jpg 800w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" />
Rahmat Aulia dan ayahnya di atas becak saat sebelum dibantu warga untuk dibawa ke RSUD Cut Mutia, Lhokseumawe. (Akun Tiktok @updatechane7)

Setiap sepuluh hari sekali, Rahmat Aulia harus membawa ayahnya dari Pidie Jaya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Mutia dengan becak tua untuk disedot cairan yang ada ditubuh ayahnya.

ADVERTISEMENT

Perjalanan yang memakan waktu delapan jam lebih bukanlah waktu yang singkat, apalagi bagi seorang anak kecil yang harus mengendarainya.

Berbekal uang dari hasil upah “Tarek Pukat” yang tidak seberapa, Rahmat selalu menyimpan untuk keperluan berobat ayahnya dan sekolah kakak satu-satunya yang masih menempuh pendidikan di bangku kelas 1 SMP Ulim, Pidie Jaya.

Ibunya sudah meninggal, sehingga sekarang ia dan kakaknya harus siap merawat bapaknya yang sakit sudah bertahun-tahun.