Dorong Pendapatan Keluarga Miskin, Desa Gudang Galakkan Program PKTD

  • Whatsapp

GLOBAL BLANGPIDIE – Pemerintah Desa Gudang, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggalakkan sistem padat karya tunai desa (PKTD) pada pekerjaan pembersihan saluran pembuang, drainase, parit dan gorong-gorong dalam wilayah desa setempat, Minggu (10/10/2021).

Pada sistem ini pemerintah desa Gudang mengikutsertakan puluhan pekerja yang berasal dari segmen masyarakat anggota rumah tangga miskin (ARTM), kelompok masyarakat marjinal dan pengangguran.

Bacaan Lainnya

“Kita sengaja memberdayakan pekerja dari masyarakat miskin untuk membantu ekonomi rumah tangga mereka di masa pandemi Covid-19 ini,” ujar Sekdes Gampong Gudang, Agussantri yang didampingi Kaur Perencanaan, Fajri.

Agus menambahkan, tujuan dilakukannya pembersihan saluran, parit, drainase dan gorong-gorong tersebut agar air tetap mengalir lancar dan tidak tersumbat, sehingga tidak meluap ke perumahan warga.

Pada kegiatan itu, pihaknya mengaku merekrut sebanyak 20-an orang pekerja dari masyarakat.

Mereka, katanya, bekerja mengangkat sedimen tanah dan sampah yang berserak di dalam saluran. Selain itu, membersihkan rumput ilalang yang juga telah menutupi badan saluran pembuang.

“Para pekerja langsung kita berikan upah secara cash setelah mereka menyelesaikan pekerjaan membersihkan saluran sepanjang hampir 1.000 meter,” sebut Agus.

Sementara itu, Pendamping Desa Infrastruktur (PDTI) Kecamatan Blangpidie, Affan Arafat menjelaskan kegiatan yang memerlukan pekerja dalam jumlah banyak disarankan menggunakan sistem PKTD.

Sistem tersebut, upah pekerja diberikan langsung pada hari yang sama. Dan, sasaran PKTD yaitu anggota rumah tangga miskin dari kelompok pengangguran dan masyarakat marjinal, serta perempuan kepala keluarga (PEKKA).

Selain itu, program PKTD juga merupakan salah satu strategi pemerintah melalui Kemendesa dalam rangka mendorong pendapatan para keluarga miskin di desa.

“Oleh karena itu, membantu ekonomi rumah tangga miskin melalui kegiatan yang bersumber dari dana desa dengan PKTD sudah menjadi salah satu sasaran pendampingan kita,” tutur Affan seraya dibenarkan Pendamping Lokal Desa (PLD), Agus Rahman. (red)

Pos terkait