Satu unit Kapal Motor (KM) milik warga dilaporkan terbakar di kolam Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Sawang Ba’u, Kecamatan Sawang, Aceh Selatan. Peristiwa kebakaran itu menimpa KM Area Purnama milik Kamaruzzaman, (Rabu (1/6/2022) pagi.
Informasi yang dihimpun Acehglobalnews.com, api berasal dari titik lambung kapal. Untuk memadamkan api, dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) diturunkan.
Namun, api sulit dipadamkan karena adanya tumpahan bahan bakar di sekitar kapal/boat. Hingga pukul 11.20 WIB, titik api masih membara.
Panglima Laot Lhok Sawang Ba’u, Muhammad Nazir mengungkapkan, saat peristiwa kebakaran terjadi terdapat puluhan boat mangkal di kolam labuh. Melihat kejadian itu, sontak saja pemilik boat lain menyelamatkan armada masing-masing untuk menghindari dampak kebakaran.
“Sekitar pukul 09.00 WIB terdengar bunyi ledakan keras disusul kepulan asap hitam dari salah satu kapal nelayan. Diperkirakan ada aktivitas di dalam boat sebelum terbakar. Puluhan boat buru- buru keluar dari PPI untuk menyelamatkan boat mereka,” ujar Muhammad Nazir.
Dia menyebutkan, akibat peristiwa tersebut dua awak kapal dilaporkan menjadi korban kebakaran. Dua tenaga mesinis, yakni Samsul (40) berhasil diselamatkan dan dilarikan ke Puskesmas Sawang. Sementara rekannya, Ikbal (40) saat ini masih dalam pencarian.
“Korban Samsul dan Ikbal serta beberapa awak nelayan sedang beraktivitas didalam boat ketika terjadi kebakaran. Saat ini masyarakat, TNI/Polri sedang melakukan pencarian untuk memastikan keberadaan Ikbal,” kata Panglima Laot.
Sementara itu, Pemilik KM Area Purnama, Kamaruzzaman yang ditemui di lokasi menyebutkan, ketika boat mulai dilalap api ia mengaku masih di rumah.
“Setahu saya memang ada awak yang bekerja untuk persiapan turun melaut. Musibah ini diluar pengetahuan kita bang,” ungkap Kamaruzzaman.
KM Area Purna salah satu kapal motor setengah baya. Harga boat dan seluruh kelengkapan ditafsir lebih kurang Rp 1 Milyar. “Kalau boat tidak terpikirkan lagi, karena sudah dilalap api, usahakan fokus terhadap awak yang belum diketahui nasibnya,” pungkasnya.(*)
Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp