Dalam keterangannya kepada rekan-rekannya, Rio menyebut dirinya diterima menjadi bagian dari militer Rusia karena kemampuan berbahasa asing yang dimilikinya. Ia mengaku menguasai bahasa Inggris dan Rusia, yang menjadi salah satu faktor kelulusannya.
Rio juga mengklaim telah melakukan persiapan matang sebelum meninggalkan Indonesia. Persiapan tersebut termasuk mendaftar secara daring ke angkatan bersenjata di sejumlah negara Eropa, Amerika Serikat, Jerman, hingga Rusia, sebelum akhirnya diterima sebagai bagian dari militer Federasi Rusia. (*)
Halaman
Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp

Tinggalkan Balasan