Dimanakah induk untuk melindungi seseorang dari kekerasan? Dimanakah hak untuk menjaga dan menjamin serta dilindungi negara hukum demi kemanusiaan?

Menurut Reski Argita, Himakom Litbang selaku Mahasiswi Universitas Teuku Umar Meulaboh, bahwa konflik di Palestina sangatlah mengerikan, dikarenakan banyaknya anak-anak yang menjadi korban jiwa pada konflik yang terjadi di Palestina, anak anak kecil seharusnya merasakan enaknya bermain kini di perlihatkan dentuman hujan bom yang terjadi.

“HAM sebagai selaku untuk mengawasi keberlangsungan untuk melindungi serta menjamin hak orang suruh dunia harus turun tangan dalam konflik yang terjadi di Palestina jangan hanya diam begitu saja,” kata Reski Argita.

Hal senada juga diungkapkan oleh Syahrul Amin, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Dia mempertanyakan peran lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) saat ini ketika dengan jelas didepan mata telah terjadi pelanggaran HAM yang dilakukan Israel terhadap rakyat Gaza Palestina.

“Dimanakah HAM pada saat ini, HAM saat ini tidak berarti lagi bagi bangsa Palestina begitu banyak korban yang meninggal dunia, apakah HAM saat ini sebagai alat pajangan saja sehingga tidak bisa menangani kekerasan serta kekejaman di negara Palestina,” ujarnya .

“Apakabar PBB dan HAM saat ini sebagai organisasi yang menjaga kedamaian dan keadilan di negara seluruh dunia ini? Ayo sama-sama seruan aksi dengan cara mendoakan saudara kita yang ada di Palestina supaya diberikan kekuatan dalam kejadian saat ini,” kata Syahrul Amin. (*)

#freepalestine #savepalestine #palestine

Penulis adalah Mahasiswa Universitas Teuku Umar Meulaboh dan Mahasiswa UIN AR-RANIRY Banda Aceh.

Editor : Salman

Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp