Jakarta – Ketua DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Barat, Fadel Putra Pratama, menemui Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketahanan Pangan, H. Muhammad Mardiono.
Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Mardiono di Jalan Permata Hijau, Jakarta, Rabu (21/1/2026), sekitar pukul 19.30 WIB.
Muhammad Mardiono diketahui saat ini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan. Selain itu, ia juga masih aktif mengemban amanah sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Dalam pertemuan tersebut, Mardiono menerima langsung kedatangan Fadel Putra Pratama sebagai perwakilan pemuda dari Aceh Barat. Pertemuan itu berlangsung dalam suasana silaturahmi dan dialog terbuka membahas sejumlah isu strategis.
Usai pertemuan, Fadel Putra Pratama kepada awak media menyampaikan bahwa dirinya telah mendiskusikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan pemuda di Aceh Barat. Menurutnya, pembahasan dilakukan secara singkat namun mendalam.
“Alhamdulillah kami berkesempatan bersilaturahmi dengan utusan presiden bidang ketahanan pangan Bapak H.Muhammad Mardiono, dalam pertemuan itu ada banyak hal yang kami bicarakan, khususnya yang berkaitan dengan pemuda, ekonomi dan pembangunan Aceh,” Kata Fadel Putra Pratama,
Selain isu kepemudaan, Fadel juga menyampaikan permintaan dukungan kepada pemerintah pusat melalui bidang ketahanan pangan. Ia berharap pemuda daerah dapat dilibatkan secara aktif dalam proses rekonsiliasi pascabencana yang melanda sejumlah kabupaten di Provinsi Aceh.
Fadel menuturkan, utusan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tersebut menyambut baik aspirasi yang disampaikan. Bahkan, Mardiono mendorong generasi muda untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan ekonomi serta berpartisipasi aktif dalam dunia politik.
“Beliau menaruh harapan besar kepada anak muda di Aceh untuk mau berpolitik. Karena semua kebijakan pemerintah yang lahir ada dalam keputusan politik,” kata Fadel.
Lebih lanjut, Fadel berharap pemerintah pusat memberikan perhatian khusus kepada pemuda yang aktif di berbagai sektor produktif. Ia menilai banyak anak muda Aceh yang telah berkontribusi melalui wirausaha, pertanian, hingga aktivitas positif di media sosial.

Tinggalkan Balasan