Khairuddin menambahkan, masalah ini sebenarnya sudah lama dihadapi oleh sekolah, bahkan telah dikeluhkan oleh kepala sekolah sebelumnya. Tiga kepala sekolah yang lama sudah pernah melaporkan kondisi ini ke Disdikbud Abdya.

“Saya belum bisa memastikan kapan para siswa-siswi SMP Babul Istiqamah bisa belajar di dalam ruangan seperti sekolah pada umumnya,” katanya.

Sementara itu, Humairah, salah satu siswi kelas VIII, juga menyampaikan keluhannya. Ia mengaku kondisi belajar yang tanpa ruang kelas ini sedikit mengganggu kenyamanannya.

“Saya mohon kepada pihak pemerintah untuk segera membangun ruang kelas, supaya kami bisa menerima pelajaran dengan nyaman seperti di sekolah-sekolah lainnya,” pinta Humairah.(*)

Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp