“Jika breakwater ini tidak segera dibangun, maka Gampong kami bisa tinggal kenangan. Warga terus dihantui ketakutan akibat abrasi yang terjadi setiap tahun,” ujar Hazal.

Senada dengan itu, Syamsurizal, salah satu tokoh masyarakat Palak Kerambil, juga menyampaikan apresiasinya. “Sejak sebelum tahun 2018, kami sudah mengajukan permohonan kepada pemerintah, tapi baru kali ini terealisasi berkat bantuan Pak Irmawan dan Pak Zulkarnaini,” ungkapnya.

Syamsurizal berharap masyarakat mendukung pembangunan ini dan tidak pesimis. Menurutnya, secara teknis petugas sudah mengambil sampel di lokasi proyek sebagai bagian dari analisis dampak lingkungan (amdal) proyek ini.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kemukiman Palak Kerambil untuk bersatu mendukung pembangunan ini. Jika ada pihak yang sudah mau membantu, kita harus mendukung,” ujarnya.

Di sisi lain, Syamsurizal juga mengimbau masyarakat Palak Kerambil untuk mendukung Partai PKB dalam Pilkada Abdya 2024 dengan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 3 Safaruddin-Zaman Akli yang diusung PKB.

“Menurut saya, pasangan nomor urut 3 ini adalah pilihan tepat untuk arah baru Abdya Maju,” tambahnya.

Secara terpisah, Ketua PKB Abdya, Zulkarnaini, menyatakan bahwa proyek ini akan segera memasuki tahap tender, mengingat kebutuhan sangat mendesak bagi masyarakat.

“Insyaallah akan segera ditender, paling lambat Desember ini,” ujarnya singkat.(*)

Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp