Blangpidie, Acehglobal – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi membuka ajang Pemilihan Agam-Inong Duta Wisata Abdya Tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung di Kantor Disdikbud setempat, Sabtu (6/9/2025).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Disdikbud Abdya, Saiful, dan turut dihadiri Kabid Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga, Safrizal, serta para alumni Agam-Inong Duta Wisata Abdya.
Dalam sambutannya, Saiful mengatakan Abdya memiliki keanekaragaman daya tarik wisata yang jika dikembangkan secara menyeluruh akan menjadi aset penting untuk menarik wisatawan.
“Untuk itu dibutuhkan strategi melalui persiapan pembinaan yang matang dengan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia khususnya putra-putri kita sebagai generasi muda pada kegiatan pariwisata dan seni budaya Abdya,” kata Saiful.
Menurutnya, pemilihan Agam-Inong Duta Wisata bukan hanya ajang adu penampilan semata. Melainkan wadah untuk melahirkan generasi muda yang berkualitas, cerdas, berbakat, serta memiliki wawasan pariwisata dan budaya.
“Ajang ini bukan sekedar sekedar menampilkan keindahan fisik semata, namun diharapkan memiliki kecerdasan, jiwa sosial, berbakat serta memiliki wawasan tentang pariwisata dan kebudayaan,” ungkapnya.
Saiful juga menekankan bahwa duta wisata diharapkan menjadi teladan di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda. Mereka diminta mampu menjaga sikap, tutur kata, serta menjadi mitra pemerintah daerah dalam memajukan pariwisata Abdya.
“Duta wisata harus bisa menjadi mitra pemerintah daerah dalam bertukar pikiran untuk memajukan wisata Abdya. Kita berharap pada pemilihan ini akan melahirkan generasi yang kreatif dan inovatif sehingga mampu menjadi duta wisata yang berdaya saing mewakili Kabupaten Abdya,” tuturnya.
Ia menambahkan, di era digital saat ini media sosial berperan penting dalam promosi wisata. Karena itu, duta wisata dituntut piawai memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya lokal, maupun produk unggulan Abdya.
“Untuk itu penting sekali upaya mengembangkan pariwisata berbasis milenial agar bisa sesuai dengan tuntunan zaman,” ujarnya.
Saiful juga berpesan agar para finalis mampu menjalin komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak.
“Kami juga mengimbau kepada duta wisata agar menjalin komunikasi, kerja sama, dan meningkatkan hubungan baik dengan seluruh lapisan masyarakat, serta berperan aktif dalam setiap acara dan pameran pariwisata di Kabupaten Abdya,” pintanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Dasrudin menjelaskan rangkaian pemilihan ini sudah dimulai sejak pendaftaran pada 15 hingga 31 Juli 2025.
Dari 45 pendaftar, sebutnya, hanya 13 peserta yang lolos ke tahap final, terdiri dari 6 Agam (putra) dan 7 Inong (putri).
“Dalam tiga hari ke depan, para finalis ini akan mendapatkan pembekalan dari dewan dan alumni duta wisata Abdya,” kata Dasrudin.
Sebelum malam puncak, finalis lebih dulu akan menampilkan bakat mereka pada acara yang digelar di Kafe Nongkrong Blangpidie, Minggu (7/9/2025).
Sedangkan malam penobatan dijadwalkan berlangsung di Aula Cabang Dinas Pendidikan Abdya pada Selasa (9/9/2025).
“Kita berharap kegiatan ini berjalan dengan maksimal,” pungkasnya.
Adapun 13 finalis Agam-Inong Duta Wisata Abdya 2025 yaitu: Badriatul Istiqamah, Maizal Asriati, Muna Khamila, Siti Zahra, Srikandi, Succy Novida Zia Musna, Syarifah Husnul Khatimah, M Khairan Najimu Shakib, Muhammad Al-Ikiram, Najman Riandhi, Rasul Irwanda, Salman Alfarisi, dan Teuku Muhammad Rohid. (*)
