Dalam rangka menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024, jajaran Forkopimda Plus Kota Lhokseumawe, dengan ini menyerukan kepada segenap lapisan Masyarakat dalam Wilayah Kota Lhokseumawe sebagai berikut:
Memperhatikan : Kondisi keamanan Masyarakat Kota Lhokseumawe saat ini meresahkan akibat gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat yang disebabkan oleh sebagian kelompok masyarakat khususnya remaja pelaku tindak pidana pencurian dan kekerasan, tawuran, balap liar dan kenakalan remaja lainnya.
Mengingat :
a. Al-Quran dan Hadist;
b. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana;
c. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh;
d. Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kehidupan Adat dan Adat Istiadat;
e. Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2014 tentang Pokok-pokok Syariat Islam.
MEMUTUSKAN,
Menetapkan : Seruan Bersama Penanganan Kenakalan Remaja Dalam Wilayah Kota Lhokseumawe.
KESATU ; Pemberlakuan jam malam bagi anak usia sekolah atau sampai batas usia 18 (delapan belas) tahun mulai pukul 22.00 sd 05.00 WIB;
KEDUA ; Bagi anak yang melanggar ketentuan jam malam sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU akan diberikan sanksi baik secara pemidanaan maupun secara penertiban dan pembinaan sesuai
ketentuan peraturan perundang-undangan;
KETIGA ; Pemberlakuan jam malam bagi anak usia sekolah sebagaimana dimaksud Diktum KESATU dapat dikecualikan dalam rangka mengikuti kegiatan Pendidikan yang dibuktikan dengan surat dari
Lembaga Pendidikan dan dalam pengawasan guru dan orang tua;
KEEMPAT ; Seruan Bersama sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU sampai dengan Diktum KETIGA, diserukan kepada:
a. Pemilik Warung/Cafe dan tempat keramaian lainnya agar tidak mengizinkan anak usia sekolah berada ditempat usahanya;
b. Orang tua/wali agar memastikan anaknya dalam pengawasan orang tua;
c. Kepolisian, TNI, Satpol PP WH dan LINMAS Perangkat Daerah bersama Forkopimcam melakukan imbauan, pengawasan dan penertiban di wilayahnya dengan cara melakukan operasi jam malam;
d. Keuchik diwajibkan membuat Qanun Gampong untuk memperkuat Pageu Gampong dan mengorganisir pemuda serta mengamankan anak usia sekolah bergaul dengan pemuda dari luar
Gampongnya; dan
e. Pemerintah Gampong dan Lembaga Pendidikan agar menyiapkan berbagai kegiatan agama, sosial, olahraga dan kemasyarakatan untuk pembinaan mental, menampung kreatifitas dan olah fisik pemuda di Gampong dan Sekolah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp