“Saya sempat disebut-sebut sebagai calon wakil gubernur. Hampir semua calon gubernur di Aceh meminta saya sebagai wakilnya. Tapi kali ini, saya telah menentukan sikap tegas untuk maju sebagai calon Bupati dengan restu dari Pak Prabowo,” ujarnya, disambut tepuk tangan meriah dari ribuan relawan yang hadir.

Safaruddin juga mengungkapkan visi dan misinya untuk Abdya. Ia menyoroti kondisi keuangan daerah yang menurun drastis, dari dana Otsus yang dulunya mencapai Rp90 miliar kini hanya tersisa Rp30 miliar. Ia juga menyoroti minimnya perputaran uang di Abdya. “Hari ini kita melangkah bersama untuk membuat Abdya terus maju,” ujarnya.

Dengan keyakinan penuh, Safaruddin percaya bahwa dengan dukungan Prabowo sebagai Presiden, Abdya akan menjadi lebih baik. “Hubungan kita dengan pusat juga tidak perlu diragukan,” tambahnya.

Safaruddin mengajak semua pihak untuk menjemput masa depan Abdya dengan optimisme. “Diam kita diperhitungkan, bagaimana kalau kita sudah bergerak. Kita akan bergerak untuk terus maju, Insya Allah kita bisa dan menang,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Safaruddin meminta para relawan untuk menjaga etika dan menghindari saling menghujat dalam kontestasi Pilkada. “Jika Allah berkehendak kita menang, kita akan membuat pertumbuhan ekonomi yang merata di Abdya tanpa memperkaya pihak tertentu,” harapnya.

Safaruddin menutup dengan pernyataan politik yang tegas dan optimis. Ia yakin akan mendapat dukungan dari koalisi banyak partai. Ia mengisyaratkan beberapa partai dengan sejumlah warna bakal akan merapat mendukung Safaruddin di Pilkada Abdya.

“Kita tunggu saja kejutannya nanti, termasuk masalah pasangan juga akan kita buat kejutan,” pungkasnya. (*)

Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp