Banda Aceh – Amil Baitul Mal Aceh (BMA) mencatat capaian positif dalam kegiatan sosial kemanusiaan sepanjang 2025.
Melalui kegiatan donor darah rutin, amil lembaga zakat pemerintah Aceh itu berhasil mengumpulkan 208 kantong darah guna membantu pemenuhan stok darah untuk kebutuhan masyarakat.
“Kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial para amil Baitul Mal Aceh terhadap sesama,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Didi Setiadi, Selasa (20/1/2026).
Didi menjelaskan, kegiatan donor darah yang digelar sepanjang 2025 dilaksanakan dalam empat tahap. Setiap tahap melibatkan partisipasi aktif para amil serta dukungan penuh dari PMI Kota Banda Aceh.
Pada tahap pertama, Amil BMA berhasil mengumpulkan 58 kantong darah. Selanjutnya, pada tahap kedua terkumpul 49 kantong, tahap ketiga sebanyak 56 kantong, dan tahap keempat mencapai 45 kantong darah.
“Sehingga total keseluruhan terkumpul darah mencapai 208 kantong,” sebut Didi.
Menurut Didi, capaian tersebut mencerminkan komitmen dan tanggung jawab kemanusiaan Amil Baitul Mal Aceh dalam membantu sesama.
“Setiap kantong darah yang terkumpul sangat berarti dan diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Didi.
Pada tahun 2026, Baitul Mal Aceh kembali melanjutkan kegiatan donor darah tersebut. Tahap pertama dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 29 Januari 2026, sebagaimana tertuang dalam Surat Gubernur Aceh Nomor 400.7.2.11/183 tertanggal 6 Januari 2026.
“Baitul Mal Aceh berharap, melalui kerja sama yang berkelanjutan dengan PMI, kegiatan donor darah ini dapat terus memberikan manfaat luas bagi masyarakat Aceh,” kata Didi.
Sementara itu, Ketua PMI Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Amil Baitul Mal Aceh dalam menyelenggarakan donor darah secara rutin sepanjang tahun lalu. Ia menilai kontribusi tersebut sangat membantu PMI dalam menjaga ketersediaan stok darah.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Amil Baitul Mal Aceh atas komitmen dan kepeduliannya. Kegiatan donor darah seperti ini sangat membantu PMI Kota Banda Aceh dalam memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit,” ucap Ahmad Haeqal Asri. (*)
Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp

Tinggalkan Balasan