Update BNPB Awal Tahun: Korban Meninggal Banjir di Aceh Jadi 530 Orang

Update BNPB Awal Tahun: Korban Meninggal Banjir di Aceh Jadi 530 Orang

Laporan: Redaksi | Editor: Salman
Masjid Darul Mukhlisin di Tanjung Karang tampak tetap berdiri kokoh di tengah kerusakan parah permukiman warga setelah banjir bandang melanda Aceh Tamiang. (Dok. BFLF)

Banda Aceh – Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh kembali bertambah.

Memasuki awal tahun 2026, bencana hidrometeorologi tersebut masih menyisakan dampak memilukan bagi masyarakat di provinsi berjuluk Seuramoe Makkah itu.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Kamis (1/1/2026) pukul 23.00 WIB, total korban meninggal dunia mencapai 530 orang.

Angka tersebut bertambah tiga orang dibandingkan data sebelumnya pada Rabu (31/12/2025). Pada laporan terakhir tahun lalu, jumlah korban jiwa tercatat sebanyak 527 orang akibat banjir dan longsor di Aceh.

Selain korban meninggal, BNPB juga melaporkan sebanyak 31 orang masih dinyatakan hilang.

BNPB mencatat lebih dari 356.000 warga terpaksa mengungsi akibat bencana tersebut. Para pengungsi tersebar di berbagai titik, mulai dari fasilitas umum hingga tenda-tenda darurat yang disiapkan pemerintah daerah dan pusat.

Banjir dan longsor dilaporkan melanda 18 kabupaten dan kota di Aceh. Hingga kini, beberapa wilayah masih mengalami genangan air serta timbunan material longsor yang belum sepenuhnya dapat dibersihkan.

Dampak kerusakan infrastruktur tercatat cukup signifikan. Sebanyak 133.634 rumah warga mengalami kerusakan, dengan rincian 45.934 unit rusak berat, 36.821 rusak sedang, dan 50.879 rusak ringan.

Kerusakan juga terjadi pada fasilitas publik lainnya. BNPB mencatat 141 fasilitas kesehatan, 1.312 fasilitas pendidikan, serta 631 rumah ibadah mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

Di sektor perhubungan, kerusakan infrastruktur masih menghambat mobilitas warga. Hingga saat ini, tercatat 17 jembatan dan 38 ruas jalan milik pekerjaan umum masih dalam kondisi terputus.

BNPB menyebut seluruh data tersebut masih bersifat sementara. Jumlah korban maupun tingkat kerusakan masih berpotensi berubah seiring perkembangan situasi dan laporan lanjutan dari lapangan.

Adapun rincian sementara korban meninggal dunia hingga Kamis (1/1/2026) pukul 23.00 WIB di 10 kabupaten/kota di Aceh sebagai berikut:

Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup