Selain itu, lanjut Alimuddin, harmoni sosial dan daya saing gampong perlu terus diperkuat. Kepemimpinan baru diharapkan menjawab tantangan tersebut.
Menurut dia, pembangunan gampong harus dijalankan dengan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Nilai-nilai keagamaan dan adat istiadat perlu menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Agama harus menjadi motivasi dan inspirasi dalam kehidupan, termasuk dalam membangun gampong,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan gampong. Aparatur gampong diharapkan bekerja secara profesional agar pelayanan publik berjalan optimal.
Dengan demikian, sambung Ustaz Alimuddin, kepercayaan masyarakat dapat terus terjaga. Pelayanan yang baik dinilai menjadi kunci keberhasilan pemerintahan gampong.
Selain itu, Ustaz Alimuddin menilai Gampong Balohan memiliki potensi ekonomi besar sebagai pintu gerbang Kota Sabang. Pengembangan potensi lokal, usaha mikro, Badan Usaha Milik Gampong, serta koperasi desa perlu mendapat perhatian serius. Langkah tersebut diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. (*)
