Gampong Tokoh II Lembah Sabil Abdya Gelar Musrenbang Desa TA 2022

  • Whatsapp
Proses pelaksanaan Musrenbang Gampong Tokoh II, Kecamatan Lembah Sabil, Abdya, Selasa (14/9/2021). FOTO : ACEHGLOBALNEWS.COM/ IJOEL

GLOBAL BLANGPIDIE – Pemerintahan Gampong Tokoh II Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Gampong (Musrenbang) untuk Tahun Anggaran 2022, Selasa (14/9/2022).

Keuchik Gampong Tokoh II, Jhonizar menjelaskan, forum musrenbang dilaksanakan untuk menggali berbagai permasalahan dan aspirasi masyarakat yang nantinya akan diusulkan dalam rencana kerja pembangunan gampong (RKPG) Tahun 2022.

Bacaan Lainnya

“Forum Musrenbang ini kita adakan untuk menampung usulan program dari masyarakat, tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga aspek pemberdayaan dan pembinaan masyarakat,” ungkapnya.

Camat Lembah Sabil yang diwakili Kasi Pemerintahan, Amri Batman mengatakan, kegiatan musrembangdes merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan setiap tahunnya oleh pemerintahan desa.

“Landasannya sudah tertuang dalam Perbup Abdya tahun 2022 dan aturan kementerian Desa sehingga sudah menjadi sebuah kewajiban harus dijalankan,” ujar Amri.

Sementara itu Ketua Tuha Peut Gampong Tokoh II, Nasrun mengingatkan, peserta musrembang untuk mengusulkan rencana pembanguna desa tahun 2022.

“Hari ini kita bermusyawarah bermufakat, untuk menentukan arah pembangunan gampong kita di tahun 2022,” imbuhnya.

Menurut Nasrul, ada beberapa bidang pembangunan yang menjadi perioritas, bukan usulan sebatas pembangunan infrastruktur semata.

“Infrastrukur penting tetapi usulan bidang lain juga penting seperti, Bidang Pemberdayaan masyarakat, Pembinaan masyarakat dan Bidang pembangunan yang benar-benar bisa menjawab tantangan kebutuhan gampong Tokoh II,” katanya.

Amatan acehglobalnews.com, kegiatan dibuka langsung oleh Keuchik Gampong Tokoh II, Jhonizar serta turut dihadiri anggota Tuha Peut, Tuha Lapan, Pendamping Desa (PD dan PDTI), PLD, aparatur gampong dan perwakilan masyarakat yang terdiri dari berbagai unsur, tokoh masyarakat, TP PKK, Posyandu, Pemuda, BUMG, TPA, kejruen blang/kelompok tani dan utusan masyarakat dari 3 dusun.(*)

Pos terkait