Safaruddin juga mengungkapkan, bantuan yang diberikan memiliki nilai sekitar Rp6 juta per paket. Jika dijual, nilainya justru lebih rendah dan cepat habis.
“Kalau dijual paling dapat Rp2 juta. Tapi bagaimana bantuan ini bapak ibu putar, sehingga menghasilkan keuntungan dan menambah modal baru kedepan,” ucapnya.
Ia pun berharap bantuan ini diterima dengan keikhlasan dan digunakan sebaik mungkin demi peningkatan taraf hidup penerima.
“Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur dan Dinas Sosial Provinsi Aceh yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Abdya. Mudah-mudahan bantuan ini diberkahi oleh Allah SWT,” pungkasnya. (*)
Halaman
Editor: Salman
