Namun, seperti halnya bohromrom, timphan juga tidak tahan lama karena tanpa pengawet. Sebaiknya simpan di suhu ruangan dan segera habiskan agar tidak berjamur.

3. Martabak Aceh

Martabak Aceh merupakan variasi martabak yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Di Aceh Besar, martabak ini dibuat dengan bumbu rempah yang kaya, memberikan rasa unik yang membedakannya dari martabak di daerah lain.

Adonan martabak mirip dengan roti canai, namun tanpa tambahan gula, sehingga rasanya lebih asin dan gurih.

Isian martabak biasanya terdiri dari daun bawang, daging, dan telur. Bagi Anda yang menyukai rasa pedas, pilihan martabak dengan cabe hijau sangat direkomendasikan.

Martabak sering disajikan dengan acar asam untuk meningkatkan cita rasanya. Anda bisa menikmatinya sebagai camilan atau sebagai lauk dengan nasi.

Para pedagang martabak menawarkan berbagai pilihan telur, termasuk telur bebek atau ayam.

Sebaiknya, martabak dinikmati saat masih panas untuk merasakan tekstur kering dan cita rasa bumbunya yang lengkap.

Jika sudah dingin, Anda bisa menggorengnya kembali agar tidak lembek. Martabak Aceh juga biasanya dikemas dalam kardus, sehingga mudah dibawa pulang.

Demikianlah tiga makanan khas Aceh Besar yang terkenal dan wajib dicoba, dan setiap hidangan menyimpan keunikan tersendiri.

Saat berkunjung ke Aceh Besar, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi aneka makanan lezat ini.

Ajak keluarga atau teman-teman Anda untuk menikmati kuliner Aceh bersama dan rasakan pengalaman berlibur yang seru dengan menjelajahi kekayaan rasa Aceh.(*)

Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp