“Berbicara sektor semua Keuchik itu sama, yang paling atas dan utama adalah pertanian,” sebut Dandim.

Dandim menegaskan pihaknya melalui ujung tombak para Babinsa di wilayah akan mendukung dan membantu peran kerja Keuchik dalam mewujudkan pembangunan di desa melalui program ketahanan pangan.

Salah satunya, terang Dandim membuat pupuk organik yang ramah lingkungan. Ia mengatakan meracik pupuk organik tidak sesulit yang dibayangkan. Bahan-bahan yang diperlukan semuanya mudah didapat karena berasal dari alam.

“Ada hal yang saya berbagi ilmu cara pembuatan pupuk organik cair secara sekilas. Saya siap mengajari secara praktek langsung,” ujar Dandim.

Dandim mengajak para Keuchik untuk mensosialisasikan dan mengaplikasikan pupuk organik yang ramah lingkungan kepada masyarakat.

“Bahan baku murah dan gratis yang dapat dibuat setiap orang. Disamping itu, untuk merubah kebiasaan masyarakat yang selama ini bergantung dengan pupuk kimia atau pabrikan,” jelasnya.

Dandim juga mengungkapkan, menerapkan penggunaan pupuk organik ini merupakan wujud pelaksanaan Ketahanan Pangan dalam rangka mensejahterakan masyarakat, khususnya petani di Abdya.

Dandim berharap sosialisasi pembuatan pupuk organik cair yang telah ditularkan oleh para Babinsa di wilayah bisa bermanfaat untuk kemajuan pertanian di Abdya.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi solusi bagi para petani agar lepas dari ketergantungan pupuk kimia/pabrik yang berefek merusak tanah,” ucapnya.

Dalam diskusi santai tersebut turut hadir Pasiter Kodim 0110/Abdya Kapten Inf Azwani, Danramil 02/Kuala Batee, Plh. Danramil 01/Blangpidie Peltu Ismail Anwar dan sejumlah anggota Staf terkait.(*)

Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp