“Sekarang saudara sibuk mengatakan tidak ada uang, pas di akhir tahun nanti semua rekening anggaran penuh dengan saldo, hati-hati kalau mau bermain-main, korupsi bukan hanya soal makan uang, tapi soal penyalah gunaan kewenagan adalah korupsi terbesar dan berbahaya,” tegasnya.
Mengakhiri pernyataannya, Zulkarnaini mendesak pemerintah daerah, khususnya pejabat keuangan, untuk memberikan penjelasan terkait kendala yang menghambat pencairan dana ADG. Jika tidak ada jawaban yang jelas, ia meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun tangan.
“Sekarang tolong pemerintah menjawab, khusus soal ADG, tolong saudara jawab, kenapa tidak dicairkan, dan kalau uang belum masuk, mana buktinya dan apa alasannya. Bila ini tidak saudara jawab, maka APH Abdya wajib bergerak paling telat hari Senin ini (9/12). Saya sangat yakin ada kejahatan anggaran disini atau ada permainan dan intervensi,” ujar Zulkarnaini.(*)
Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp
1 Komentar
Kami selaku guru juga sangat mendukung kebijakan yang di ambil oleh Ukra selalu wakil rakyat di kabupaten Abdya, Selain gaji Kontrak, Tamsil atau tambahan penghasilan guru juga TPK atau dikenal dengan TC sudah 6 bulan bahkan hampir memasuki tahun baru 2025 belum juga dibayarkan, dengan alasan yang sama Defisit anggaran. Kami berharap tolong di tindak tegas jika ada oknum bermain2 dengan uang negara harus ditindak tegas dan jangan di biarkan.
Semoga pemerintahan selanjutnya yang kita pilih bersama sesuai cita2 warga Abdya “Arah Baru Abdya Maju”, bisa meminimalisir dan memerintah serta mengatur secara adil dan bijaksana sesuai hati nurani rakyat dan sesuai tupoksinya, agar kesejahteraan dapat dirasakan dan masyarakat akan hidup sejahtera tentunya. 🤲🤲
Komentar ditutup.