Mantan Ketua Partai Golkar Abdya tersebut juga menambahkan bahwa segmen ‘Tokoh Tua’ bukan hanya untuk laki-laki, tapi juga untuk ‘Tokoh Tua’ dari kelompok perempuan.

“Segmen ‘Tokoh Tua’ ini bukan hanya laki-laki, tapi juga ada yang kelompok perempuan. Karena untuk perempuan-perempuan muda sudah diorganisir oleh Keumalahayati,” tambahnya.

Ia mengakui, sangat bahagia dan takjub dengan antusiasnya perwakilan ‘Tokoh Tua’ untuk bertatap muka langsung dengan Safaruddin.

“Para perwakilan ‘Tokoh Tua’ ini hadir melebihi dari yang kita Undang. Ini membuktikan bahwa dukungan masyarakat agar Safaruddin memimpin Abdya 5 Tahun kedepan sudah tidak bisa lagi dibendung,” ujarnya.

Cek Dar juga mengharapkan agar semua stakeholder dan lintas tokoh yang berjuang memenangkan Safaruddin dan Zaman Akli ini juga punya kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya langsung ke Paslon Bupati dan Wakil Bupati yang mereka dukung.

“Jadi semua segmen dan lintas generasi pemilih Safaruddin-Zaman Akli ini nantinya kita harapkan tidak lagi pemilih pasif tapi menjadi pemilih aktif,” harap mantan anggota DPRK Abdya tersebut.

Senada dengan itu, inisiator lainnya, Syamsul Bahri atau yang lebih dikenal dengan panggilan Bang Samson menegaskan bahwa generasi tua juga memiliki peranan yang sama dengan generasi muda, sama-sama memiliki hak suara.

“Walaupun kami sudah tua, tapi kami juga memiliki hak suara yang sama dengan para pemilih yang masih muda. Kami juga menginginkan adanya perubahan Abdya ini kedepan,” tegasnya dengan penuh semangat.(*)

Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti saluran kami di Channel WhatsApp