Dia juga mengingatkan agar fakta-fakta tersebut tidak dipelintir untuk membangun narasi negatif yang dapat memperkeruh suasana dan melemahkan semangat gotong royong.
ADVERTISEMENT
Di akhir pernyataannya, Rizki mengajak semua pihak, khususnya kelompok yang mengatasnamakan pemuda, untuk lebih dewasa dan bertanggung jawab dalam menyampaikan kritik.
“Jangan membawa kepentingan pribadi atau kekecewaan individual ke ruang publik lalu dibungkus seolah-olah sebagai kepentingan rakyat. Dalam kondisi bencana, yang dibutuhkan adalah sinergi dan kontribusi nyata, bukan kegaduhan yang justru menghambat kerja pemulihan,” pungkasnya. (*)
ADVERTISEMENT
Halaman
Editor: Salman
Reporter: Zulaj Rizki

Tinggalkan Balasan